UPACARA BENDERA OLEH KEMENKEU LAMPUNG PERINGATI HORI KE 73 DAN SUMPAH PEMUDA KE 91

UPACARA BENDERA OLEH KEMENKEU LAMPUNG PERINGATI HORI KE 73 DAN SUMPAH PEMUDA KE 91

Rabu, 30 Oktober 2019 | By Nathania Davita

Bandar Lampung – Pada hari Rabu (30/10) bertempat di halaman Kanwil Ditjen Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung telah dilaksanakan upacara bendera oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Perwakilan Prov. Lampung dalam rangka memperingati Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) Ke 73 dengan tema “Maju Bersama Menghadapi Tantangan” yang jatuh pada 30 Oktober 2019 serta memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 91 yang jatuh pada 28 Oktober 2019. Upacara bendera diikuti oleh pegawai Kanwil Ditjen Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung, Kanwil Ditjen Bea Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat, Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Bengkulu dan Lampung, dan Kanwil Ditjen Kekayaan Negara (DJKN) Lampung dan Bengkulu beserta Kantor Unit Eselon III masing-masing Kanwil yang berada di Provinsi Lampung.


Upacara peringatan dipimpin oleh Yusmariza selaku Pembina Upacara yang menjabat sebagai Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagbar. Dalam amanatnya Yusmariza menyampaikan kutipan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang berisi agar merapatkan barisan, bersatu, dan maju bersama sebagai Kemenkeu yang andal agar Indonesia maju.

 “Tema HORI tahun ini Maju Bersama, Menghadapi Tantangan, Sehingga saatnya kita bersama merapatkan barisan, bersatu, dan maju bersama sebagai Kemenkeu yang andal untuk menggapai Indonesia maju”, ujar Yusmariza.


Dalam upacara ini terdapat pembacaan naskah upacara berupa UUD 1945, teks putusan kongres pemuda-pemudi Indonesia, dan teks mengenang detik-detik beredarnya Oeang Republik Indonesia serta terdapat penganugerahan dan penyematan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya terhadap 3 pegawai Kemenkeu. Tanda ini diberikan kepada pegawai negeri sipil yang telah berbakti selama 10 atau 20 atau 30 tahun lebih secara terus menerus dengan menunjukkan kecakapan, kedisiplinan, kesetian dan pengabdian sehingga dapat dijadikan teladan bagi setiap pegawai lainnya.


Para peserta upacara menggunakan bermacam pakaian adat yang memberi makna keragaman suku budaya dalam persatuan yang kita jaga. Hal ini juga mengenang semangat Sumpah Pemuda yang menyatukan NKRI.


Upacara berjalan dengan khidmat, aman, dan tertib.

Diharapkan dengan dilaksanakannya upacara bendera HORI dan Sumpah Pemuda ini dapat menambah rasa semangat persatuan dan kesatuan kita untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia Makin Baik.



Share On :